Command line Mikrotik OS

Assalamu alaikum Wr.. Wb.. Sebelumnya marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya kepada kita semua. sehinga pada kesempatan kali ini masih deberikan kesempatan untuk menulis secuil artikel bahasan singkat mengenai perintah-perintah command line pada Mikrotik OS,  artikel ini sengaja saya tulis untuk melengkapi artikel sebelumnya yaitu pada artikel router network with mikrotikOS, OK... langsung aj, Monggo di lanjut pada tahapan prakteknya. 
Tahapan :
 1. Perintah untuk shutdown dan restart Mikrotik 
untuk shutdown 
[admin@Mikrotik Ardhie]>system shutdown
untuk restart
[admin@mikrotik Ardhie]>system reboot

Router Network with Mikrotik OS

Mikrotik routerOS, Merupakan sebuah sistem operasi  Linux base yang dipergunakan sebagai network router. mikrotik didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. dalam hal management sebuah network administrasinya dapat dilakukan melalui berbagai cara seperti halnya windows application (WinBox) & (Dude harlino). Selain itu instalasi juga dapat dilakukan pada standar Komputer atau PC biasa yang tidak memerlukan resource yang cukup besar, sebagai contoh untuk di pergunakan sebagai Gateway pada sebuah network. 

Berikut beberapa fasilitas yg di sediakan oleh mikrotik antara lain
1. Protokol routing RIP, OSPF, BGP
2. Statefull Firewall
3. Hotspot for Plug-and-Play Access
4. Remote Winbox GUI Admin

Virtual Private Network with SSTP

Melalui postingan sederhana ini, saya ingin membagi bahasan singkat mengenai pemanfataan protocol SSTP untuk membangun  sebuah Mesin server VPN di Windows Server 2008/2008 R2 yang akan menggunakan Windows 7  sebagai client VPN-nya, dengan menggunakan tiga komputer untuk membuat tes lab yang digunakan untuk mengkonfigurasi dan menguji VPN remote access. Pembahasan melalui postingan ini didesain dengan penjelasan serta langkah-langkah melalui konfigurasi yang di butuhkan untuk koneksi Secure Socket Tunneling Protocol (SSTP) connection.

RIP Routing Information Protocol

Assalamu alaikum Wr Wb... Pada sesi kali ini saya rasa masih banyak kekurangan pada bahasan postingan saya sebelumnya, sebelumnya saya sudah berikan beberapa bahasan simulasi bagaimana langkah-langkah untuk membuat sebuah jaringan dengan berbagai topologi jaringan lokal, seperti yang sudah di jelaskan untuk membuat sebuah jaringan di perlukan beberapa tahapan konfigurasi, antara lain   konfigurasi jaringan dengan mengunakan IP Address yang bersifat static & dinamyc, dengan berbasis jaringan local maupun berbasis domain name system DNS. Ok… pada intinya mengkonfigurasi sebuah jaringan adalah sebuah pilihan tergantung selera sampean, sama halnya dengan sampean memilih untuk menerapkan topologi yang akan digunakan, memperhitungkan biaya, serta pemakaian divice yang akan digunakan. untuk itu semua pastilah sudah di pertimbangkan dengan kebutuhan sampean maupun perusahaan. pada sesi kali ini sedikit saya ingin menambahkan beberapa bahasan singkat langkah-langkah untuk  “Mengkonfigurasi Routing Information Protocol” serta untuk melengkapi ertikel postingan saya sebelumnya. silahkan langsung aja sampean menuju ke TKP. Mongo di lanjut...

Active Directory Server

Pada postingan kali ini saya ingin melengkapi postingan sebelumnya yaitu pada topik DNS DCHP Server, berikut untuk melengkapi  pembuatan domain & NetBIOS  (Jaringan berbasis domain) Bagaimana melakukan Active Directory? Active Directory adalah layanan direktori yang dimiliki oleh sistem operasi jaringan  Microsoft windows 2000, Windows XP, Windows Vista, Windows 7 dan Windows Server 2003/2008. Active Directory terdiri atas basis data dan juga layanan direktori. Basis data yang dimiliki oleh Active Directory di gunakan untuk menyimpan segala sumber daya yang terdapat di dalam jaringan, seperti halnya komputer yang telah tergabung ke sebuah domain "ardhie.us" daftar akun pengguna dan kelompok pengguna, folder yang di-share, dan lain-lain. sementara untuk, layanan direktori yang dimilikinya membuat informasi yang disimpan di dalam basis data  serta dapat diakses oleh pengguna dan aplikasi. Active Directory sebenarnya merupakan implementasi dari protokol Lightweight directory access protokol (LDAP). Ok.. silahkan langsung aja sampean menuju ke TKP